Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 April 2017

Karakter Sufi


Orang paling sufi di dunia setelah Rasulullah SAW adalah Abu Bakar AS-siddiq, gelar nya di Arab satu level di bawah Nabi Muhammad al-Amiin. Iman nya masih lebih besar dari gabungan iman seluruh iman kaum muslimin di muka bumi.

Abu Bakar juga orang yg paling lemah lembut, dan bahkan selalu memaafkan kesalahan2 orang lain, tapi abu bakar adalah orang yg paling terdepan jika agama Islam dilecehkan, paling keras dengan pemikiran sesat n nyeleneh, seperti pelecehan/pemikiran sesat yg mengatakan bahwa zakat bukan kewajiban Islam. Ia paling terdepan memerangi para pengingkar zakat, karena ia tahu bahwa dengan zakat, kaum muslimin akan makmur dan sejahtera serta mulia. Aksi abu bakar itu adalah untuk menjaga kemuliaan Islam dan kaum muslimin.

Jumat, 24 Februari 2017

Ibnu Khaldun Berbicara Tentang Tenaga Kerja


Menurut ibnu khaldun (tokoh dunia Islam, pakar berbagai ilmu, hakimul muarrikhin,hakim agung Mesir, sarjana & ulama Azhar, bermazhab maliki), "Tenaga kerja adalah sumber nilai, Setiap yang dibeli dengan uang atau barang yang bagus (pada hakikatnya) adalah dibeli dengan tenaga kerja (usaha), karena sebenarnya uang dan barang yg bagus tersebut diperoleh melalui kerja/usaha dari tubuh manusia. Tanpa tenaga kerja, tak akan diperoleh sesuatu apapun. Bahkan suatu nilai seperti sumber daya alam nilainya dapat berkembang dengan adanya tenaga kerja menusia."
Teori ibnu khaldun tentang nilai tenaga kerja di atas selaras dengan teori fikih muamalah tentang ujrah/fee/upah pada setiap akad mu'awadhah/tijarah. Bahwa tidak ada upah tanpa kerja, kecuali pada akad tabarru'at seperri sedekah, infaq, zakat, hadiah dll.
Untuk mendapatkan suatu nilai, uang, penghasilan atau barang, maka dibutuhkan kerja/usaha. Karena itu setiap penghasilan dan pendapatan tanpa ada kerja/usaha (yang halal) disebut mengambil harta dengan cara yg batil dan dilarang dalam Islam. Begitu juga riba (mendapatkan ribh/keuntungan pasti di awal tanpa ada kerja/usaha) dilarang dalam Islam.

Sabtu, 11 Juli 2015

Apakah Maksud Penegakkan Syariah?


Kesalahan pemahaman orang awam zaman sekarang tentang Islam adalah beranggapan bahwa Islam itu hanyalah masalah syariat/syariah. Padahal Islam itu luas mencakup akidah, syariah dan AKHLAK/ADAB. Menyebar kabar dusta, menyebar aib orang, menuduh orang lain tanpa bukti, berfikir negative pada orang lain & menghina itu bukan akhlak Islam!!! Selain itu Menuduh orang muslim sebagai orang kafir, sesat, munafiq dan musyrik tanpa bukti yang jelas dan dibenarkan bukanlah akidah Islam!!!

Selanjutnya kesalahan pemahaman orang-orang awam tentang Syariah adalah beranggapan bahwa syariah itu hanyalah permasalahan Hudud dan Qishas, padahal Syariah itu luas mencakup seluruh pembahasan dalam Fikih Islami seperti: Ibadah (sholat, zakat, puasa, haji), muamalah (jual beli dll), Ahwal syakhsiyah (pernikahan, warisan dll), Jinayat (hudud, qishas, bughat), Qadha' (Peradilan), dan Jihad.

Senin, 22 Juli 2013

Metode Berdakwah, Hikmah dan Pelajaran di Balik Piagam Madinah




Berdakwah tak akan pernah terlepas dari sebuah realita, agar dakwah dapat diterima dan tepat sasaran, penuh hikmah dan kebijaksanaan maka pendakwah harus memahami realita dgn baik & benar. Memahami realita kuncinya adalah dengan mengetahui situasi kondisi. Pertama, harus sadar diri akan kondisi pribadi, tau kekuatan pribadi, tau waktu yg tepat utk berdakwah. 
Kedua, harus paham dgn kondisi/keadaan orang yg didakwahi, kekuatannya, tabiatnya dan tau waktu yg pas untuk menyampaikan dakwah.

Rasulullah saw ketika masa-masa awal dakwah, pernah mengalami tekanan yg dahsyat dari para kaum kafir n musyrikin hingga malaikat menawarkan untuk mengazab kaum tersebut, tapi apa jawab Rasulullah? Jangan, mereka melakukan itu karena kejahilan mereka. 
Rasulullah sadar n paham akan keadaan n realita pd masa itu, mendakwahi kaum jahiliyah n musyrikin yg sudah puluhan tahun berada dalam kejahiliyahan n kemusyrikan itu tidak bisa sehari-dua hari atau bahkan setahun-dua tahun, tapi bisa memakan waktu 10-20 tahun. 
Kita bisa baca dalam sejarah, pada periode awal dakwah d mekkah, Rasulullah melakukan manuver dakwahnya dgn cara lemah lembut n penuh kesabaran. Bahkan ketika periode madinah tetap dgn cara yg penuh kebijaksanaan n kematangan Rasulullah melakukan manuver dakwahnya dgn cara merangkul berbagai suku n aliran kepercayaan (yahudi, nasrani, majusi, musyrikin), Rasulullah juga membuat sebuah perjanjian piagam madinah. Apa hikmah dibalik piagam madinah ini? Tentu saja, karena Rasulullah menyadari tidak semua orang akan rela, ikhlas, legowo menerima dakwah Islam, lagi pula masalah hidayah n ketaatan itu merupakan urusan Allah n pribadi seseorang. Kalau pun Rasulullah memaksakan, itu hanya akan menjadi peperangan yg tak ada habisnya yg justru akan merugikan kaum muslimin. Maka dibentuklah piagam madinah, untuk merangkul semua golongan yg ada, apa maunya masing2 dari golongan tersebut, bahkan walaupun ada butir perjanjian yg sedikit merugikan pihak kaum muslimin, Rasulullah tetap menerimanya, karena realita yg mengharuskan Rasulullah mengambil kebijakan tsb, karena jika Rasulullah tidak membuat perjanjian piagam madinah, maka kaum muslimin yg kekuatannya masih kecil, akan mendapat tekanan n serangan dahsyat tidak hanya dari dalam madinah, tapi juga dari luar madinah. 
Lihat n saksikanlah, Rasulullah kekasih Allah yang sudah pasti kebenaran risalah dakwahnya, yg sudah dijanjikan akan dijaga oleh Allah saja tetap berdakwah dengan cara realistis, penuh perhitungan yg matang tidak membabi buta, tetap menghormati keyakinan orang lain, tetapnmemberikan apa yg diinginkan kelompok lain.
Maka siapa kita, walaupun yg kita dakwahkan itu benar n baik, tapi berdakwah dgn cara instan, membabi buta, menganggap hanya kelompok kita yg paling benar, Menuduh semua orang selain kelompok kita munafiq, muslim ambigu dan sebagainya? Siapa kita? Apakah kita malaikat dan Nabi?? 
Kenapa baru dikasih kekuasaan, langsung melengserkan, mengusir, memberantas semua orang-orang lama yang menjadi oposisi?? Langsung menganggap orang lama adalah antek mubarak atau antek amerika dan yahudi semua, semua musuh yg harus diberantas n dilengserkan. Langsung memasang orang2 dari kelompok pribadi menjalankan pemerintahan?? Apalagi yg diberantas adalah orang2 militer yg hampir seabad merasakan kekuasaan, yg sejak lama mencengkram negara Mesir. Mereka tentu tidak akan tinggal diam, jika kekuasaan n kekuatannya diganggu, dicopot dalam waktu cepat. Di tambah lagi ada dalang/pihak2 lain yg lebih besar kekuatannya dibalik militer mesir.
Siapa kita baru setahun langsung ingin mengubah peradaban dunia?? Langsung ingin menjadi pemimpin peradaban dunia??
Inilah akibatnya, jika bermain instan n kasar, kita juga akan dikasari. Berani menurunkan orang lain, maka harus siap jika diturunkan orang lain. "Kama tadiin, tudaan"

Yang perlu digaris-bawahi dalam peristiwa kudeta presiden di Mesir adalah, kita hidup tidak seorang diri, di dunia ini tidak hanya terdiri satu golongan, bukan cuma golongan kita yg hidup di dunia ini, banyak berbagai golongan dgn tabiat, sifat, tujuan n keinginan yg berbeda-beda, tidak semua orang bisa diajak pada kebaikan n keimanan, tidak semua orang sefikrah dgn kita, terlebih dalam mengurus negara, banyak kelompok, suku, agama, n pola pikir yg berbeda, maka tugas pemimpin adalah merangkul, apa yg diinginkan masing2 kelompok, kalau perlu buat perjanjian, sekalipun ada butir yg tidak disukai n sedikit merugikan kelompok anda. Karena itulah yang telah dicontohkan oleh Nabi junjungan kita Muhammad saw. Bahwa Islam adalah agama rahmatan lil 'alamin, bahwa Islam bukanlah agama yang suka memaksa, bahwa Islam bukanlah agama yang sangat nafsu kekuasaan, Islam adalah agama yg penuh toleransi. Wallahu a'lam.

Senin, 07 Mei 2012

Untuk Kedua Kalinya Aku Jatuh Cinta pada Matruh dan Siwa





Selepas ujian akhir semester, para Masisir (Masyarakat Indonesia di Mesir) banyak melakukan berbagai kegiatan, mereka sibuk dengan aktifitas  sendiri demi mengisi waktu liburan yang sangat sia-sia jika tidak dimanfaatkan. Berhubung waktu liburan yang diberikan oleh berbagai universitas di Mesir cukup lama, salah satunya di Universitas Al-Azhar Asy-Syarief, tempat aku menuntut ilmu. Waktu liburan yang diberikan tak tanggung-tanggung, 4 bulan, terhitung dari akhir Juni sampai akhir September. Ini pun kuliah belum berjalan normal, masih bisa ditambah 1 bahkan 2 bulan lagi hingga akhir November. Tak jarang, mahasiswa yang mempunyai kelebihan harta, jauh hari sebelum ujian mereka sudah memesan tiket pulang ke tanah air Indonesia pada tanggal beberapa hari setelah ujian akhir semester usai. Maskapai faforit mereka adalah Qatar Airways, karena budgetnya yang paling murah diantara maskapai lain.


Serasa hidup dengan gaya orang Eropa, ya seperti itulah yang kurasakan kehidupan di Mesir, mengingat peralihan musim di negeri seribu menara ini mirip dengan di Eropa. Liburan akhir semester yang lama, ditambah dengan suasana musim panas (summer) memang sungguh menggoda, menggoda untuk pulang ke kampung halaman, menggoda untuk pergi jalan-jalan atau backpacker kata orang Inggris. Bagi yang berdompet tebal, mungkin akan memilih opsi pulang ke tanah air, namun tidak bagi yang berdompet pas-pasan, seperti aku, opsi menetap di negeri fir’aun adalah konsikuensi logis. Dan, untuk melepas kebosanan, satu-satunya cara adalah dengan rihlah atau jalan-jalan.




Jauh hari sebelum ujian, beberapa travel group milik masisir sudah memposting pendaftaran rihlah. Banyak pilihan yang ditawarkan karena banyaknya tempat wisata dan rekreasi yang begitu indah di Mesir. Rencana aku, untuk tahun ini tidak ingin melakukan jalan-jalan, lebih baik membeli buku berjilid-jilid, mengisi liburan di Mesjid talaqqi (belajar face to face) bersama para ulama-ulama besar al-Azhar. Namun, bukan lah hati kalau tidak berubah-ubah. Melihat sebuah pemflet liburan ke Matruh dan Siwa telah menggoyahkan iman ku, aku jadi teringat memori tahun lalu, memori indah nan manis yang terekam begitu rapi di tempat itu. Aku ingat, koleksi foto ku di sana belum mencukupi, masih banyak gaya-gaya foto ku yang tidak pas ketika berfoto di Matruh dan Siwa tahun lalu. (jangan ketawa ya… ). Dan sekarang, adalah kesempatan ku untuk menunjungi Matruh dan Siwa untuk yang kedua kalinya. Sebuah organisasi besar tempat ku bernaung, KMM (kesepakatan Mahasiswa Minangkabau) telah membuka pendaftaran untuk melakukan rihlah menyibak alam Matruh dan Siwa selepas ujian.  Akhirnya nama ku tercantum berada pada urutan 50.


Matruh dan Siwa adalah dua nama tempat wisata yang berbeda. Matruh terletak di utara Mesir, sebuah deretan pantai yang langsung berhadapan dengan benua Eropa. Pantai di Matruh merupakan pantai bertaraf internasional karena keindahan tiada tara pantainya. Satu diantaranya adalah pantai Ageebah (ajaib) yang konon memiliki 7 warna, bahkan salah seorang temanku mengatakan Matruh cukup bersaing dengan pulau Suju di Korea Selatan. Sedangkan Siwa adalah sebuah nama daerah yang terletak di tengah-tengah Mesir atau tepatnya terletak di tengah padang gurun pasir yang gersang namun menyejukkan. Karena di daerah ini muncul lebih kurang 200 oase dan mata air yang airnya sangat begitu jernih dan menyegarkan, belum lagi rimbunan pohon kurma yang bertebaran.  Nah, kedua tempat inilah yang akan menjadi tujuan rihlah atau jalan-jalan ku. Kedua tempat ini entah mengapa telah menyihirku, padahal masih banyak tempat wisata yang tidak kalah menarik dan indahnya dengan Matruh dan Siwa.


Malam hari, kami berkumpul di rumah gadang KMM –asrama milik kekeluargaan KMM-, First Settlement, New Cairo. Dari sinilah kami bertolak menuju Matruh yang nanti dilanjutkan ke Siwa. Kami akan berlama-lama di sana 3 hari 3 malam. 
Rommel Beach dan Banana Boat

Sampai di Matruh, rombongan langsung menuju Rommel Beach, untuk rehat setelah perjalanan selama 7 jam dan sarapan pagi di pantai lepas Laut Tengah (Laut Mediterranean) dengan ombaknya yang menghempas batu karang di pinggir pantai. Dengan berbekal makanan yang dimasak oleh panitia di Rumah Gadang, seluruh peserta menikmati sarapan pagi. Ketika makan bersama dengan talam di pinggir pantai terasa ada kebersamaan dan keakraban. Terasa lebih indah.  Setelah perut terisi dan stamina sudah pulih, kami langsung foto bersama di pinggir pantai lepas laut Mediterranean ini. Lautnya begitu indah dan biru pekat menandakan kedalaman yang curam, plus ombak besarnya yang menghantam keras batu karang di tepi pantai, sangat indah untuk menjepret dan mengabadikan diri di sini.

Setelah sarapan pagi, dan foto-foto narsis di tepi Laut Mediterania, kami berpindah ke sisi pantai Rommel lainnya yang sudah dikelola untuk menjadi objek wisata. Di tempat ini sebagian kami ada berenang, ada yang bermain sepeda air dan tidak sedikit yang mencoba tantangan Banana Boat. Menaiki Banana Boat memiliki keasyikkan tersendiri dan cukup memacu adrenalin. Betapa tidak, ditarik oleh boat dengan kencang dan dibalikkan di lautan menjadi sensasi tersendiri. Sebagian lain ada yang memilih bermain bola kaki di bibir pantai sebelum akhirnya juga berenang. Serta tidak sedikit yang memilih untuk menjadi penonton dan penikmat alam sambil berfoto ria.

Hamam Cleopatra (Tempat Mandi Ratu sejagat Raya Cleopatra) dan Pantai Ageebah

Tanpa terasa, matahari semakin tinggi, siangpun menjelang. Tengah hari kami berpindah untuk melihat objek wsiata lainnya yang terkenal di Kota Matruh, Hamam Celopatra. Tempat yang diklaim sebagai tempat pemandian ratu Cleopatra, seorang ratu cantik yang sangat tersohor di Mesir. Sayang sekali, di tempat ini kami hanya bisa berfoto-foto dari jarak jauh dari lokasi Hamam, karena ombak yang sangat deras dan besar, sedangkan posisinya agak menjorok ke laut, padahal kami sangat ingin melihat dari jarak dekat hamam Ratu Tercantik sejagat raya itu.

Setelah puas berfoto, kami kembali melanjutkan perjalanan menuju pantai `Ajibah. Keindahan pantai `Ajibah menghipnotis kami untuk berlama-lama menikmati keindahan pantai yang tersohor keindahan warna air lautnya ini. Di antara kami yang belum puas berenang di pantai Rommel, kembali menyelam di pantai Ageebah. Namun, tingkat kejernihan pantai Ageebah tidak sejernih dan sebening di pantai Rommel, sebabnya adalah karena terlalu banyak sekali orang yang berkunjung dan bermandi ria di sini, tidak hanya orang Mesir, turis dari berbabagai mancanegara pun turut menyumbang kekeruhan pantai ini, termasuk kami turis dari Indonesia, hehe. Karena ini adalah pantai yang paling terkenal dan indah, dengan perhitungan matang, setelah mencharge baterai kamera digital, saatnya menghabiskan baterai kembali dan jumlah maksimal foto yang tersedia. Dari bawah pantai hingga bukit pantai, membuat kami lelah berfoto-foto. Dan menunggu sunset tiba, kami bermain bola bersama. Tapi nasib sedang tidak berpihak pada kami, berjam-jam menunggu sunset, ternyata sunset tidak muncul di pantai Ageebah, melainkan terbenam di arah bukit yang berlawanan dengan arah laut.

Siwa, Misteri dan Keindahan Alamnya


Menjelang matahari tenggelam, perjalanan dilanjutkan menuju Siwa. Setelah menempuh perjalanan selama 3,5 jam melewati gurun pasir, kami sampai di Hotel Cleopatra. Sebanyak 50 orang menginap di hotel ini.

Pohon-pohon palem yang rimbun di sepanjang Oasis Siwa menyimpan sejarah penting sehingga kami yang bersedia mengadakan perjalanan jauh dan panas melintasi gurun ini pasti akan sangat menghargai keberadaannya.

Secara sepintas lalu, Siwa, oasis Mesir yang paling sulit dicapai, berada di tengah-tengah Gurun Barat, 31 mil dari perbatasan Libya, dikelilingi oleh hamparan bukit-bukit pasir Great Sand Sea, dan dataran tinggi batu gamping Middle Miocene.

Siwa masih tetap merupakan tempat terpencil yang indah dan penuh misteri. Cerita-cerita gaib mengenai jin-jin pada cerita Seribu Satu Malam di Arabia akan dengan sangat mudah untuk dibayangkan keberadaannya di bawah langit malam surga gurun ini.

Kota dan pedesaan yang berada di sekitar oasis tersebut adalah pemukiman rumah yang dihuni lebih dari 20.000 penduduk di mana mayoritas penduduknya adalah etnis Barbar yang berbicara dalam bahasa daerah Tasiwit, yang juga dikenal dengan Siwi. Populasi penduduk lokalnya dibagi atas sebelas suku, yang diatur oleh masing-masing kepala sukunya. Kejahatan yang dilakukan penduduk Siwa ditangani dengan aturan suku setempat.

Karena Siwa masih merupakan tradisi kesukuan kuno, adalah sangat  umum bagi seorang gadis untuk menikah di usia muda seperti 14 tahun. Setelah menikah, kaum perempuan suku Siwa setempat hampir tidak pernah terlihat keluar dari rumah tanpa menggunakan kerudung kepala penuh yang terbuat dari sifon hitam, yang digunakan untuk menutupi seluruh kepala dan wajah.

Meskipun para wisatawan dan beberapa orang asing yang tinggal di Siwa menggunakan pakaian model Barat mereka yang umum, mereka tetap merupakan sebuah komunitas yang konservatif. Sifat spesial Siwa yang misterius, nampak ada di mana-mana, namun sulit dikenal. Mungkin saja karena Siwa adalah sebuah kepulauan yang dipenuhi dengan tumbuhan hijau, udara segar dan air murni, dan ia merupakan kehidupan di tengah-tengah ratusan mil gurun pasir yang gersang dan menghanguskan.

Salt Lake (Danau Garam), Jabal Dakrur dan Ain Cleopatra

Memasuki hari kedua, setelah sarapan pagi, kami menikmati rahasia alam yang ada di negeri penghujung Mesir yang berbatasan langsung dengan Libya ini. Perjalanan dimulai dengan melihat Salt Lake, danau garam. Danau berukuran lebih kurang 8 x 40 km sudah tua sekali, sudah ada sejak zaman raja Amon (7 Abad SM). Saat dikunjungi, di pinggir danau, garam banyak yang membeku, sehingga tampak memutih. Sayangnya garam ini belum beryodium.

Setelah puas menikmati panorama Salt Lake dan berfoto ria, kami beranjak menyaksikan Jabal Dakrur. Sebuah bukit tempat berkumpulnya penduduk Siwa setiap tahunnya pada saat ulang tahun Siwa. Acara yang diadakan pada pertengahan bulan Hijriah yang terjadi di bulan Oktober ini biasanya  bertepatan dengan momen setelah panen Kurma dan Zaitun. Siwa merupakan daerah yang terkenal dengan perkebunan Kurma dan Zaitunnya.

Semua masyarakat berkumpul dengan dihadiri oleh 11 Syaikh, kepala kabilah di seluruh Siwa. Semua permasalahan sosial yang terjadi dalam setahun diselesaikan di bukit ini. Para pemimpin kabilah yang akan langsung menyelesaikannya. Sehingganya selesai dari pertemuan itu, tidak ada lagi permasalahan masyarakat yang terjadi. Konon kabarnya kriminal nyaris tidak pernah terjadi disana. Tidak ada perkelahian, apalagi pembunuhan. Suasana terlihat sangat islami dan budaya bertahan kuat.


Dari Jabal Dakrur perjalanan dilanjutkan menuju `Ain Cleopatra. Sebuah sumber mata iar yang sejuk di tengah perkebunan kurma, sumber kehidupan dan pengairan bagi masyarakat Siwa yang juga sudah berusia tua sekali. Konon di Siwa terdapat ratusan mata air yang berusia sangat tua. Mata air ini dinamakan dengan `Ain Cleopatra, karena dulu pernah dikunjungi oleh ratu Cleopatra. Dari `Ain Cleopatra perjalanan dilanjutkan mengunjungi kuil Amun.

Bagaimanapun juga, tidaklah mengherankan apabila oasis indah yang terpencil ini pernah menjadi salah satu tempat dari oracle(sabda dewa) yang paling berpengaruh di dunia yang lampau. Kuil oracleatau yang biasanya disebut Kuil Amun, diambil dari nama seorang Dewa Mesir, masih tegak berdiri, meskipun kebanyakan telah menjadi puing-puing kecuali yang tersisa hanyalah tembok ruang utama.

Berdasarkan bukti arkeologi, Kuil Amun diperkirakan sudah berdiri sejak abad ke-7 SM dan telah menyaksikan banyak raja-raja dan orang-orang besar yang  mengambil risiko untuk melakukan perjalanan berbahaya menempuh gurun pasir untuk menerima ramalan oracle di sana.

Oracle Siwa menjadi kuat dan berpengaruh, yang menyatakan bahwa pada abad ke-525 SM, raja Cambyses, penguasa Persia pertama atas Mesir, akan mengirimkan 50.000 pasukan tentara untuk merebut daerah itu dan menggulingkannya, dan karena ia telah memprediksikan kematiannya.


Sebagai konsekuensi atas usaha invasinya, seluruh pasukan menghilang di tengah Gurun Barat tanpa jejak. Bukti tentang nasib dari para pasukan-pasukan tersebut tidak ditemukan sampai dengan hari ini. Meskipun dalam tulisan yang ditinggalkan oleh Herodus, sejarahwan Yunani dinyatakan mungkin saja telah terjadi badai pasir yang telah menelan semua pasukan beserta seluruh pakaian perang dan perlengkapan yang mereka bawa. Jarang terpikir oleh kita, mengapa pada 331 SM, Alexander Agung, raja Romawi, si pencari kemasyuran itu pergi untuk berunding dengan oracle Siwa.


Ia pergi untuk memastikan apa yang telah ia putuskan untuk dirinya sendiri—bahwa ia adalah seorang keturunan langsung dan putra Dewa Amun, yang juga dikenal sebagai Dewa Zeus atau Jupiter oleh bangsa Yunani.

Diantara semua orang yang mengunjungi Siwa, ia adalah orang yang paling terkenal dan jika bukan karena dirinya, mungkin saja oasis tersebut telah hilang dari sejarah. Alexander telah meninggalkan kejayaan bagi Siwa. Tak peduli apa pun yang telah dibisikkan  oleh oracle itu kepadanya, hal ini telah menuntunnya untuk mempercayai bahwa ia memang benar, dengan begitu telah mendorong nalurinya untuk menaklukan Asia.

Jazirah Fatnas

Setelah sejenak singgah di Kuil Amun kunjungan dilanjutkan menuju Jazirah Fatnas. Sebuah daratan yang menjadi kebun kurma di tengah Salt Lake. Di pulau yang hijau ini juga terdapat sebuah mata air yang dikenal dengan Ain Shouruf. Di mata air yang sejuk ini sebagian kami memilih untuk berenang. Meskipun diameternya kecil, tapi tidak sedikit yang berenang di dalamnya. Sebagian lain memilih untuk memetik kurma dan menikmati keindahan alam di penghujung pulau sambil meminum minuman dingin.

Off Road & Sand Skatting di Padang Sahara

Dari jazirah Fatnas, kami kembali ke hotel untuk rehat sejenak dan bersiap-siap menikmati objek selanjutnya. Wisata safari (off road) di padang pasir Sahara, sebagai objek utama yang menjadi andalan Siwa dan menjadi tujuan para pelancong sudah siap menanti. Objek yang satu ini merupakan wisata yang paling menegangkan, penuh tantangan dan mengundang decak kagum setiap orang yang mengikutinya, apalagi kami, makhluk dari Negara yang hanya bisa merasakan air hujan kini akan merasakan padang pasir Sahara yang dulu dipelajari di pelajaran Ilmu Sosial SD dulu. Keinginan ku akhirnya tercapai, ini, tempat inilah salah satu tujuan utama ku mengapa ingin kembali ke Matruh dan Siwa.

Sebuah perjalanan sore yang menguji nyali kami  ini dimulai pukul 15.00 WK. Setelah memasuki wilayah gurun, para sopir Jeep dan Land Cruisermelakukan atraksi-atraksi yang membuat kami seakan berhenti bernafas, menegangkan sekaligus seru. Para sopir Siwa yang sudah teruji tidak takut sama sekali untuk menuruni penurunan curam dan terjal di padang pasir yang nyaris lurus vertikal. Kami seakan tidak percaya dengan apa yang mereka alami sendiri. Seakan mimpi di siang bolong.

Selain menikmati adventure yang seru, kami menikmati indahnya panorama padang pasir yang sangat menakjubkan. Indahnya padang pasir yang selama ini hanya dilihat dari foto-foto dan video kali ini disaksikan dengan mata kepala sendiri. Eloknya bentukan alam ini seakan sengaja didesign oleh seorang creator ahli, sayangnya bukan, yang dilihat adalah murni Maha Karya Ilahi yang sangat menakjubkan dan mengundang tasbihsetiap orang yang berada di atasnya.

Di padang pasir, selain menikmati indahnya pesona padang pasir, kami bisa bermain skate, menuruni lembah-lembah tinggi, yang menambah indah perjalanan sore itu. Setelah puas bermain skate, kami segera menikmati oase padang pasir, yang menjadi panorama tersendiri. Di oase, sebagian dari kami berenang, menikmati kenyamanan air oase yang sejuk di penghujung sore. Sebagian lain ada yang menghabiskan waktu dengan berfoto ria mengabadikan siluet senja di padang pasir.

Setelah menikmati panorama oase, kami berkumpul di satu tempat yang tinggi untuk menyaksikan sunset di padang pasir. Subhanallah, betapa agung ciptaanMu ya Rabb. Lakal hamdu kulluhu. Allahu Akbar. Lidah terasa kelu untuk mengungkapkannya. Tak ada kata-kata yang sanggup mewakilinya. Ketika malam mulai kelam, kami baru kembali menuju hotel untuk menghadap Ilahi, Kreator Hakiki tiada bandingan, sholat maghrib berjamaah.

Setelah makan malam, kami mengunjungi Qaryah Barbariah atau disebut juga dengan Syali Qodimah, yang bermakna kota tua. Syali adalah bahasa Barbar yang bermakna kota. Syali Qadimah kota kuno tempat tinggal orang Barbar pertama kali di Siwa. Mereka membangun rumah di atas bukit sejak sebelum masehi dulu dan  masih bertahan hingga sekarang.

Syali  ini terbuat dari gugusan batu bata dan tanah liat, dengan kamar seukuran satu meter. Di Kota Mati ini tak ada lagi kesan kehidupan. Lalat pun segan terbang ke sana. Rumah dibangun dengan pondasi alami bukit karang yang menancap ke dalam dasar bumi dengan tambahan kayu kurma. Sebuah kota yang dibuat seperti benteng dengan bertingkat tujuh memiliki 4 gerbang utama.


Dulu, ketika senja tiba, semua gerbang benteng ini ditutup. Tidak ada lagi penghuni yang masuk dan keluar. Gerbang kembali dibuka setelah matahari terbit keesokan harinya. Semua kehidupan berlangsung di dalam kota itu. Kemampuan arsitektur suku Barbar di Siwa melebihi kecerdasan arsitektur bangunan pada zamannya. Dari puncak syali Qadimah terlihat jabal mauta (kuburan di atas bukit), danau garam, oase siwa, kuil Amon, serta seluruh kota Siwa dapat terlihat dari puncaknya.

Memasuki hari ketiga, kami bersiap-siap untuk kembali ke Kairo melalui kota Matruh. Setelah menunaikan shalat Subuh, aku dan sebagian kawan yang lain menyewa sepeda penduduk setempat untuk melihat-lihat keindahan Siwa di pagi hari sambil menghirup udara segar. Sebagian lain ada yang bermain bola di halaman hotel. Setelah mengkonsumsi sarapan pagi, kami chek out dari hotel dan melanjutkan perjalanan menuju Kairo melalui Matruh.

Sebelum ke Kairo, kami kembali singgah ke Pantai Obayd (pantai putih), keindahan pasir putih dan ombaknya yang tenang menjadi daya tarik tersendiri bagi pelancong. Setelah melaksanakan shalat Zuhur dan Ashar dijamak taqdim dan diqashar, sebagian kami kembali berenang.

Dari Obayd beach perjalanan kembali dilanjutkan menuju Kairo. Pukul 22.45 WK. kami kembali berada di Rumah Gadang dengan selamat. Selesai sudah petualangan 3 hari 3 malam di Kota Matruh yang mengandalkan keindahan panorama lautnya dan Kota Siwa dengan mengandalkan panorama gurun padang pasirnya. Tak berlebihan bila Matruh - Siwa merupakan sebuah rumah pagi para penulis cerita.





Rabu, 29 Juni 2011

Piagam Azhar:”Islam adalah Negara Madani, Tidak Kenal Negara Agama”



Al-Azhar sebagai sumber dan pusat keilmuan islam kembali menunjukkan peran dan kedudukan besarnya di dunia khususnya di Mesir. Ada dua hal fundamental yang Al-Azhar berikan untuk Mesir pasca revolusi. Pertama adalah mendirikan “Bait Al-‘Alilah atau Rumah Keluarga”, yang bergerak di bidang usaha pembinaan social dan pemersatu masyarakat, menyelesaikan serta menghentikan sektarian yang muncul di Mesir yang berusaha menyebarkan dan menyulut api fitnah, perpecahan dan kekacauan. Kedua adalah mengesahkan “Watsiqah Al-Azhar atau Piagam Azhar” , sebagaimana yang disampaikan Grand Syekh Azhar Prof. DR. Ahmad Thayyeb, piagam ini berisi tentang arah negara Mesir ke depan, khususnya bentuk dan sistem negara Mesir. Salah satunya adalah menyetujui Mesir dengan sitem Demokrasi yang berdiri di atas Dustur atau Konstitusi dan Undang-Undang Dasar yang diridhoi oleh seluruh rakyat Mesir, yaitu pemisahan kekuasaan dan lembaga-lembaga kekuasaan yang ada yang diatur dan dibatasi oleh hukum, menjamin dan melindungi hak-hak dan kewajiban seluruh rakyat dengan adil, dan berpegang dengan Islam dan budaya Arab yang baik.


Piagam ini merupakan hasil dari follow up dialog antar cendikia, ulama, ilmuwan, negarawan, pemikir Mesir mengenai pemikiran dan keagamaan yang bertujuan untuk menjaga keamanan dan kedamaian Mesir pasca revolusi yang meletus 25 Januari lalu. Piagam ini menyatakan bahwa Islam tidak mengenal di dalam syari’at, peradaban, dan sejarahnya Negara Agama yang berkuasa penuh atas rakyat, seperti kekuasaan absolut Kristen beberapa abad lalu yang segala urusan diatur oleh pendeta yang merupakan tangan Tuhan. Bahkan Islam memberikan kebebasan bagi manusia untuk mengatur urusan sosial dan tata Negara demi mencapai kemaslahatan dan kesejahteraan mereka, akan tetapi dengan syarat bahwa prinsip-prinsip dasar dan universal Syariat Islam menjadi sumber utama dalam perundangan Negara tersebut (dalam setiap pembuatan undang-undang tidak boleh berentangan dengan syariat Islam yang integral) dan memberikan kebebebasan pada warga non muslim menjalankan syariat mereka dalam urusan ahwal syakhsiyah.

 Karena itu, Negara disebut Negara Islam jika hukum utama dalam suatu Negara tersebut sesuai dengan nilai-nilai prinsip Islam, tidak peduli dengan bentuk Negaranya apakah kerajaan, dinasti, republic, atau menggunakan system demokrasi dan sebagainya dan selama tidak bertentangan dengan prinsip syari’at Islam. Karena Islam dan syariatnya memeliki keistimewaan dengan agama-agama lain. Hanya Islam yang mengatur masalah muamalah manusia dengan sempurna dan menyeluruh. Sedangkan agama-agama lain hanya mengatur sebatas ibadah. Tentunya sumber hukum Syariat Islam tersebut sesuai dengan pemahaman yang shahih atau benar, mengingat banyak orang-orang yang minim pemahaman Islam berbicara dengan mengatasnamakan Islam sehingga terjadi kesalahan dalam mempersepsikan syariat Islam.

Islam hanya mengenal Negara Madani, sebagimana yang telah Muhammad Rasulullah SAW dan Khulafa’ Ar-Rasyidin praktekkan 14 abad lalu.

http://luar-negeri.kompasiana.com/2011/06/26/piagam-azharislam-adalah-negara-madani-tidak-kenal-negara-agama/

Jumat, 15 April 2011

Nahnu Muslimin ‘Kita kaum muslim’






Kita kaum Muslim
Tanyalah jazirah padang pasir, Syam[1], dan Irak tentang  kita..
Tanyalah seperempat persia[2], Turki dan Kavkaz[3]..
Tanyalah  Afrika, Andalusia[4], dan Franks[5]..
Tanyalah seluruh jazirah di bumi tentang kita, maka disana ada berita tentang kepahlawanan kita, pengorbanan kita, kebanggaan kita, kemuliaan kita, dan ilmu pengetahuan kita!!

Kita kaum muslim
Adakah yang menghijaui taman keagungan selain darah-darah kita?!!
Adakah yang menghiasi surga adnan selain para syuhada kita?!!
Adakah dunia mengetahui siapa diantara kita yang paling mulia dan yang paling terhormat, yang paling pengasih dan penyayang, yang paling kuat dan hebat, yang paling maju dan berilmu?!!

Kita kaum muslim
Kitalah saksi di seluruh dunia yang memerintah dengan Islam, kedamaian, keimanan, dan ketentraman..
Di bawah nauangan langit, terbentang oleh kita pengetahuan dan hukum, hukum yang penuh dengan keadilan, dan pengetahuan yang maju dan bersinar!!

Kita kaum muslim
Kita bangun Kufah, Basrah, Kairo, dan Baghdad..
Kita ciptakan peradaban di Syam, Irak, dan Andalusia..
Kitalah yang mendirikan “Baitul Hikmah[6] dan “Madrasah Nizhamiah[7], “Universitas Qurtuba[8] dan “Universitas Al-Azhar”..
Kita cerdaskan penduduk bumi, dan Kita menjadi guru sedangkan mereka (kaum barat) menjadi murid..

Kami kaum muslim
Di sisi Kita Abu bakar dan Umar[9].. Nuruddin dan Shalahuddin[10]..
Di sisi Kita Khalid dan Thariq[11].. Qutaibah[12] dan Ibnu Qasim..[13]
Di sisi Kita Abu hanifah dan Syafi’i[14].. Bukhari[15] dan Ibnu hanbal[16]..
Di sisi Kita Al-Ghazali dan Ibnu Rusydi[17].. Ibnu Sina dan Ar-Raazi[18], Al-farabi dan[19] Al-biruni[20]..
Di sisi Kita Al-Khalil, Al-Jahiz, dan Abu hayan[21]..
Di sisi Kita Abu tamam dan Al-Buhtari[22].. Al-Mutanabbi dan Al-Maari[23]..
Di sisi Kita Ishaq al-mausili[24], Ziryab[25], Ibnu hayyan[26]..

Kita lahirkan para Khalifah dan pemimpin.. ahli hadits dan fikih.. ahli arsitektur, matematika dan kedokteran.. pakar bahasa, penulis besar dan penyair..
Kita lahirkan seratus ribu orang besar dan orang hebat..

Bersambung…



[1]  Syiria sekarang, dengan Ibukota Damascus.
[2]  Iran sekarang.
[3]  Kaukasus, terletak antara laut Hitam dan laut kaspia.
[4] Spanyol sekarang.
[5]  Franks atau franci adalah daerah di Eropa yang meliputi jerman barat, dan sebagian perancis.
[6]  Perpustakaan terbesar yang pernah ada di dunia terletak di jantung kota baghdad. Di dirikan pada masa Khalifah harun Al-Rasyid. Tapi kemudian di porak-prandakan oleh bangsa Mongol.
[7]  Sekolah tua di Baghdad yang terkenal dan besar, selesai didirikan pada tahun 459 H/1066 M pada masa Dinasti Abbasiah. Di sinilah lahir tokoh ‘Hujjatul Islam’ Imam Al-Ghazali.
[8]  Universitas di Spanyol.
[9]  Sahabat terbaik Nabi Muhammad SAW, khalifah dan salah satu dari sepuluh sahabat yang di jamin masuk surga.
[10]   Penakluk Al-Quds di Palestina.
[11]  Penakluk Andalusia di Spanyol.
[13]  Ahli fikih.
[14]  Imam mazhab dan pakar fikih serta ushul fikih.
[15]  Ahli Hadits dan pengarang kitab Shahih Al-Bukhari.
[16] Imam mazhab dan ahli fikih dan hadits.
[17]  Tokoh filsafat dan ahli fikih dan ushul fikih.
[18]  Ahli kedokteran arab dan banyak menyumbang bagi kemajuan kedokteran.
[19]  Ilmuwan dan filsuf Islam yang berasal dari Farab, Kazakhzstan.
[20]  Matematikawan Persia, astronom, fisikawan, sarjana, penulis ensiklopedia, filsuf, pengembara, sejarawan, ahli farmasi dan guru, yang banyak menyumbang kepada bidang matematika, filsafat, obat-obatan.
[21]  Tokoh pakar bahasa.
[22]  Tokoh penyair hebat dan terkenal.
[23]  Penyair dan Sastrawan Arab zaman dinasti Abbasiyah.
[24]  Kritikus sastra, musisi ahli seni islam.
[25]  Ahli seni islam, musisi, penyayi, perancang, ahli kecantikan, astronomi dan botani.
[26]  Bapak kimia dunia.

Sabtu, 19 Maret 2011

Muhammad SAW; Idola sepanjang masa






Empat belas abad berlalu sejak kepergian manusia termulia sepanjang zaman. Pemimpin peradaban dunia. Sang pembawa kedamaian dan penerang bagi semesta alam. Pembawa risalah Allah Subhanallahu wa Ta'ala. yang memerintahkan manusia untuk beriman kepada Allah, dan beribadah hanya pada-Nya. Sosok pemuda cemerlang yang muncul dipanggung Arab yang gersang, sosok yang mampu berlaku jujur disaat dusta membiasa. Yang mampu mempersatukan dua suku yang telah mendarah daging saling berseteru. Yang manaikkan harkat dan derajat kaum hawa dari dominasi dan intimidasi kaum pria.  Nabi yang mengajarkan umatnya untuk membaca, merindukan akhirat, berbuat dan bermanfaat bagi sesama. Manusia yang mendeklarasikan perang terhadap rasis, fasis, imperialis. Nabi yang juga ahli ekonomi, politik, militer, dan hukum sepanjang masa. Makhluk terjujur sejagat raya. Yang namanya selalu disebut dan di doakan umatnya dan jutaan buku mengkisahkan dirinya. Ia adalah Muhammad Salallahu 'alaihi wa sallam.

Berikut para orientalis mendreskripsikan kemuliaan dirinya:

"Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di dunia modern ini, dia akan berhasil mengatasi segala permasalahan sedemikian rupa sehingga kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan dunia akan tercapai...". (Sir George Bernard Shaw)

"Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini. Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan pembaharuan sosial dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis....". (Sir George Bernard Shaw)

"Sejarah manusia tidak pernah mengenal transformasi sebuah masyarakat atau tempat sedahsyat ini. Bagaimana mungkin, sebuah transformasi yang begitu sangat luar biasa mampu dilakukan hanya dalam kurun waktu dua dekade". (Sir George Bernard Shaw)

"Pilihan saya untuk menempatkan Muhammad pada urutan teratas mungkin mengejutkan semua pihak, tetapi dialah satu-satunya manusia yang telah sukses baik dalam tataran sekular maupun agama". (Michael H. Hart, The 100 : A Ranking of The Most Influential Person in History, New York, 1978)

"Tiada lagi manusia dalam sejarah, yang melebihi atau bahkan menyamai Muhammad dalam setiap aspek kehidupan - hanya dengan kepribadian seperti dialah keagungan diraih". (Lamar Tine, Histoire De la Turquie, Vol. 2, Paris, 1854).

"Betapa menakjublkan seorang manusia sendirian dapat mengubah suku-suku yang saling berperang dan kaum nomaden (baduy) menjadi sebuah bangsa yang paling berperadaban dan paling maju hanya dalam waktu kurang dari dua dekade". (Thomas Carlyle).

"Kebohongan besar yang dipropagandakan barat yang diselimutkan kepada orang ini(Muhammad), hanyalah mempermalukan diri kita sendiri. Sesosok jiwa besar yang tenang, seorang yang mau tak mau harus di junjung tinggi, dia diciptakan untuk menerangi dunia…" (Thomas Carlyle)

Lantas, setelah mengetahui kesempurnaan Nabi Muhammad SAW dalam berbagai aspek, apakah kita tetap mengidolakan orang lain selain beliau? Apakah kita masih mengidolakan para artis-artis yang hanya menguras waktu kita? Menguras uang dan pikiran kita? Apakah dengan mengidolakan artis akan memuliakan kita di hadapan ALLAH Subhanahu wa ta’ala? Aapakah kita masih mengidolakan pemain-pemain sepak bola yang tidak jelas riwayat kehidupannya?  Mari jadikan Rosulullah SAW sebagai idola sepanjang hidup kita. Karena hanya beliaulah yang pantas untuk di tiru dan di ikuti. Wallahu a’lam.

Senin, 14 Maret 2011

Setan bikin manusia jadi miskin?


Setan itu seperti apa sih sebenarnya? Kayak apa bentuknya? Defenisi setan yang tepat apa ya? Pertanyaan ini sering kali muncul dalam benak kita. Dan mungkin banyak diantara kita belum tau benar setan itu apa dan seperti apa? Sebelumnya kita harus tahu, ada dua makhluk yang akan menjadi penghuni neraka dan penghuni surga, yaitu Jin dan manusia. Di dalam Al-Quran Al-Kariem, jin  dinyatakan makhluk yang terbuat dari api. Allah SWT berfirman : وَالْجَآنَّ خَلَقْنَاهُ مِن قَبْلُ مِن نَّارِ السَّمُومِ    Artinya : “Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.” (QS. Ar Rahman : 15).  Sedangkan Manusia sebagaimana kita ketahui terbentuk dari tanah. Lantas setan itu siapa donk? Dalam al-qur’an setan sering dinyatakan sebagai makhluk yang kafir dari jalan Allah SWT. Setan dijelaskan sebagai makhluk yang suka membangkang dan meninggalkan perintah Allah. Setan juga dijelaskan bisa berupa Jin dan Manusia. Dalam Al-qur’an disebutkan, “dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin.” (QS. Al An’am : 112). Dari sini kita dapat memastikan bahwa sebenarnya setan itu adalah manusia dan jin yang tidak mengikuti perintah Allah dan Rosul-Nya, bahkan memusuhi Nya.

Ketika manusia tidak melakukan perintah Tuhan dan bermaksiat atau membakar mesjid dan membunuh atau menggangu orang yang sedang beribadah,  maka ketika itu manusia di sebut setan. Jadi jangan pernah ganggu teman lagi ibadah, kalau nggak mau di sebut setan. Hehe… Dan ketika manusia sedang kesurupan Jin dan melakukan hal-hal aneh. Berarti jin yang didalamnya adalah jin kafir atau setan dari golongan Jin. Kita juga sering mendengar raja setan. Raja setan adalah Iblis. Iblis merupakan setan dari golongan Jin yang dulunya taat kepada Allah. Namun ketika Nabi Adam diciptakan (Nabi adam adalah nenek moyang kita, nenek moyang kita bukan kera sebagaimana klaim darwin dengan teori evolusinya), dan Allah menyuruh bersujud untuk menghormatinya, tapi Iblis menolak karena merasa dirinya lebih tinggi derajatnya dari Nabi Adam. Dari sinilah kenapa Iblis digadang-gadangkan sebagai raja setan karena dialah makhluk pertama yang membangkang akan perintah Allah. Iblis lah yang merekrut teman dan pengikut-pengikutnya dari Jin lain dan manusia dengan membisikkan hal-hal untuk melanggar perintah Allah. Karena dia punya hak khusus untuk menyesatkan jin dan manusia dan tidak akan mati hingga kiamat. Sudah pahamkan gan? Kalau belom tinggal komentar aja ntar di bawah ya? ^_^


Nah, selanjutnya kita mengupas judul di atas. Setan bikin manusia miskin? Kalau dilihat agak ambigu,  karena sebelumnya kita sudah tau bahwa setan itu juga dari golongan manusia. Jadi maksudnya adalah manusia yang pemalas, mengajak temannya membuang-buang waktu yang tidak berguna untuk masa depan atau mengajak ke tempat-tempat maksiat yang membuat kita merugi. Kalau ada teman yang malas dan mengajak kita untuk malas dan tidak beribadah atau belajar ketika waktunya, maka teman kita itu setan. Betul gak? Maka jangan sekali-kali berteman dengan setan. Atau malah kita yang malas-malasan dan mengajak teman untuk bermaksiat dan meninggalkan ibadah, belajar dan kebaikan. Maka kita yang jadi setannya.  Betul gak?

Pemuja setan
Belakangan ini kita sering kata pemuja setan. Menurut saya pemuja setan adalah orang-orang yang menyembah Iblis si raja setan sebagai Tuhan mereka. Karena Iblis menyuruh manusia untuk selalu tersesat dan bermaksiat serta jauh dari nilai-nilai moral kebaikan manusia. Konon ritual para pemuja setan adalah dengan sex bebas atau pesta sex tanpa memperhatikan dia Istri atau bukan. Bahkan katanya ada yang bersex ria dengan anak atau orang tuanya sendiri. Na’udzubillah. Moga kita terhindar dari yang namanya setan apa pun bentuknya. Cukuplah Allah sebagai tempat kita memuja. Cukuplah Rosul dan sahabatnya tempat kita berkaca.