Rabu, 08 Juni 2011

Pak habibi, We Love and Proud of You “Kisah Inspiratif Habibie”



Kemarin malam 6 Juni 2011 adalah hari yang tak kan terlupakan oleh ku, untuk kedua kalinya sejak ku bertemu manusia super itu di kala kecil. Ketika aku berumur 8 tahun, aku dengan ayah ku tercinta menghadiri acara ulang tahun dirgantara yang memamerkan atraksi pesawat. Di tengah-tengah kerumunan orang-orang penting, dan suara pesawat yang berlalu lalang berputar-putar bak halilintar aku melihat sosok manusia yang sangat menginspirasi ku dari kejauhan. Namun kini, aku dapat melihatnya dan bertatap muka dari jarak dekat, begitu dekat. Dia adalah Prof. Dr. Ing. B J Habibie, yang diumur 24 tahun meraih master, dan meraih doktor pada umur 28 tahun.

Eyang, begitulah ia memperkenalkan dirinya pada kami, mahasiswa Indonesia di Mesir dalam acara dialog umum dengan tema “Indonesia Pasca Reformasi dan Peran Lulusan Azhar”. “Saya sudah berumur 75 tahun, jadi panggil saya dengan Eyang”, ucap beliau dengan senyuman indah. Kami, seluruh mahasiswa merasa begitu dekat dengan beliau, dengan ketawadhu’an Pak habibi meminta izin pada kami untuk berdiri, padahal hampir semua hadirin dalam keadaan duduk. Inilah presiden kita tahun 1998-1999 yang mampu menekan inflasi saat Indonesia diterpa gejolak politik dan ekonomi, presiden kita yang satu-satunya pakar teknologi. Sebelum itu, sempat diputar lagu Nasioanal Indonesia Raya, hmm… sudah 2 tahun aku tidak menyanyikan lagu ini, sungguh menggetarkan jiwa dan raga.

Sebelum acara dialog ini, beliau sempat menghadiri diskusi yang disiarkan secara live oleh salah satu stasiun televisi terkenal di dunia Al-jazeera selama 5 jam. Acara dialog ini lebih banyak bercerita, Pak habibi banyak mengkisahkan kisah hidupnya yang sangat menggugah. Diantara yang terekam lekat otak ku adalah sebagai berikut:

“Jika Allah memanggilku dan bertanya padaku, wahai Habibie pilihlah salah satu dari pilihan ini. Mana yang kau pilih antara Ilmu pengetahuan dan tekhnologi (iptek) atau iman dan takwa(Imtak). Maka dengan seketika saya menjawab Imtak, namun ternyata Allah memberikan dua keistimewaan itu pada saya”

Semua hadirin bertepuk tangan, bangga dan salut dengan orang tercerdas di Indonesia ini. Di balik kecerdasannya ternyata beliau adalah orang yang religius, kecerdasan tidak menjadikannya lupa pada siapa yang telah menciptakan dan memberikan anugerah otak jenius padanya. Ia bahkan rutin menjalankan puasa senin dan kamis, sebagai mana kisah percakapannya dengan Pak Soeharto:

“Ayolah Habibi, buat pesawat di sini (Indonesia), kapal, rel kereta, dan lain-lainnya agar orang Amerika dan Eropa itu tidak meremehkan Islam, karena dalam pandangan mereka Islam adalah penghambat kemajuan teknologi di negara ini, rayu Pak Harto. Kemudian Pak Habibi menjawab, kenapa saya? Bukankah ada yang lebih tua dari saya? Karena saya tahu kamu seperti apa, kamu orang yang sholeh, puasa senin dan kamis tidak pernah tinggal, lihat saja nama mu, Baharudin Jusuf habibi, tapi ingat, kamu boleh buat dan bangun apa saja di negara ini, asal jangan buat revolusi, tambah Pak Harto”.
Dalam suatu forum perkumpulan para ilmuwan, Habibi pernah ditanya apa beda Islam, Yahudi, dan Kristen? Habibi menjawab:

“Yang terpenting dari agama itu ada 2 pertanyaan; Pertama, Allah/Tuhan itu siapa? Kedua, Allah/Tuhan itu untuk siapa? Kalau Islam jelas, yang pertama Allah/ Tuhan itu tidak punya anak, saudara, ayah, dan ibu dll. Yang kedua, Allah itu untuk seluruh makhluk hidup, siapa saja yang percaya atau tidak percaya.”

Jawaban singkat dan padat, pertanyaan dan jawaban pertama adalah untuk membedakan Islam dengan Kristen, karena dalam Kristen ada Tuhan bapak, ibu dan anak. Sedangan pertanyan dan jawaban kedua adalah untuk membedakan Islam dengan Yahudi, karena bagi Yahudi, Tuhan itu hanya untuk orang Yahudi yang keluar dari rahim ibu Yahudi saja.

Suatu hari beliau pernah mendapat penghargaan, dia adalah satu-satunya orang muslim, mungkin orang asia yang mendapatkan penghargaan tersebut. Ketika akan memberikan kata sambutan beliau mengucapkan salam didepan para ilmuwan dan orang-orang penting yang hampir seluruhnya adalah beragama non Islam, kecuali istrinya Alm. Ibu Ainun.

“Bismillahirrahmanirrahiim, Assalamu’alaikum wa Rahmatullahi wa Barakaatuh”

Kemudian ia melanjutkan sambutannya dengan menyampaikan bahwa pendidikan itu adalah hak seluruh warga dunia, tidak ada alasan dikriminasi terhadap ilmu pengetahuan, kaya, miskin, ras atau segala macam lainnya. Begitulah kira-kira yang ia sampaikan.

Selesai ia sambutan, seluruh hadirin berdiri dan bertepuk tangan takjub.

Acara selesai, para wartawan rebutan menghampiri Habibie. Ada wartawan BBC, kalau tidak salah menanyakan “Saat organisasi ilmuan ini didirikan, saat itu anda berada dimana? Dan sedang apa?”

Habibie menghitung mundur, organisasi itu telah berdiri 50 tahun yang lalu. Rupanya waktu itu baru berusia 8 tahun. Ia pun menjawab pertanyaan wartawan tadi.

“waktu itu saya masih usia 8 tahun, tinggal disebuah rumah yang kiri kanan nya adalah hutan, jika waktu itu didirikan jam 8 pagi waktu setempat, maka saat itu di daerah saya pukul 10 malam. Saat itu saya sedang mengaji.”

Spontan wartawan itu berkata “incredible (luar biasa).”

Subhanallah! Rupanya pendidikan agama itu telah ditanamkan orang tuanya sejak ia kecil. Dan pendidikan itu rutin ia lakukan sehingga ia hapal betul apa aktifitasnya sehari-hari.

Habibie bercerita juga tentang sosok istrinya. “dua ibu yang menjadi rahasia kesuksesan saya adalah Ibu saya dan Ibu yang mendampingi hidup saya (maksudny adalah Ibu Ainun)” cerita beliau.

Tradisi membaca Al Qur’an menjadi aktifitas yang tak tertinggal dalam sosok ibu Ainun. Beliau selalu menemani sang suami dalam aktifitas dan kerjanya.

“Kalau saya sibuk dalam aktifitas, tidak ada kedengaran musik atau lagu rock. Yang terdengar hanya suara istri saya mengaji. Beliau selalu menunggu saya sambil membaca alqur’an, sedangkan saya sibuk mengerjakan proyek.”

Mungkin aku satu dari ribuan mahasiswa yang hadir yang takjub dan kagum dengan beliau. Beruntung Indonesia memiliki beliau, kalau tidak, mau dikemanakan muka Indonesia dan umat muslim.

Mungkin kalau boleh saya mengusulkan, beliau diberi gelar bapak teknologi Indonesia. Habibi… oh Habibie… moga ilmu mu untuk Indonesia dan dunia adalah amal jariah besar mu. Moga nanti kau ready to go His paradise to see your wife again. We love and proud of you.

Senin, 06 Juni 2011

Live According to Your Thoughts!



It was long ago, since I meet her. I was really shocked when I see her from close. She is the woman who can stole my hard heart ever. This is first time I love some girl. I didn’t know why, I think it’s just a dream, but I feel it’s real. I falling in love with her. But, the biggest problem about love is when we love someone but she don’t give any respect for us. It’s must be painful for us to know that our love is nothing by her. And that’s what I feel for now. For the first time I love someone, but this is the first time too I rejected. The rightness, sweetness, hapiness, and everything those everyone said about love are gone like a cloud that lose without leave any sign. I ask to my self, is this meaning of love?

Okay guys, like I said before, this is happened in long time ago, and I still alive with amount of spirit, you see? Cuz I now don’t care about love anymore, the most important thing I should to do are accomplish my goal and my dream that still not fulfilled yet. For long time ago I declared and decided not to love someone till I reach what I desire. Cus I won’t make my lovely family sad caused me and I want make them proud of me. For me love is not worth even than scum. And right now till the end, I’ve decided to live according to my thoughts !!!

Minggu, 05 Juni 2011

Ketentuan Bersuci Bagi Orang yang Sakit atau Terluka (Ahkam Al-jabair)



Al-Jabair  (الجبائر)adalah plural dari kata Jabirah (الجبيرة), yaitu pembalut atau perban yang diikat atau diletakkan oleh dokter pada bagian tubuh yang terluka atau patah yang akan berbahaya jika terkena air. Jabair merupakan rukhsah yang Allah berikan terhadap hamba-Nya.

Ketentuan dalam Jabair:
Ø      Jika orang yang terluka atau patah tulang butuh perban atau pembalut karena tidak boleh terkena air, jika ia ingin berwudhu bersuci, cukup membasuh anggota tubuhnya yang sehat atau tidak dibalut dan diperban. Dan jika ingin mandi wajib maka cukup memandikan bagian tubuh yang sehat yang tidak diperban atau dibalut. Kemudian mengusap perban atau pembalut tersebut. Dan bertayamum  sebagai pengganti dari anggota tubuhnya yang sakit yang tidak dicuci atau dimandikan atau dibasuh dengan air. Namun sebagian ulama ada yang berpendapat tidak perlu melakukan tayamum jika sudah membasuh anggota tubuhnya yg tidak sakit atau terluka.
Dalil disyariatkan Jabair adalah hadits Rasulullah SAW. diriwayatkan oleh Abu Daud, dari Jabir RA. ia berkata : (“kami telah pulang dari safar, dan salah seorang dari kami terluka di kepalanya, kemudian mimpi bersenggama, lalu ia bertanya pada sahabatnya: apakah kalian melihat ada rukhsah pada ku untuk tayamum? Sahabatnya menjawab: kami rasa kamu tidak ada rukhsah, kamu bisa menggunakan air. Maka ia (laki-laki yang terluka tadi) mandi wajib dan menyebabkannya mati. Dan tatkala kami tanyakan pada Nabi SAW, beliau berkata : Mereka telah membunuhnya, Allah akan membunuh mereka, mengapa mereka tidak bertanya, jika tidak tahu? Sesungguhnya obat dari kebodohan itu adalah bertanya. Sesungguhnya ia (yang terluka dan mati tadi) cukup bertayamum”…)

Selasa, 31 Mei 2011

Partai Tajammu Tolak UU Baru Majelis Rakyat


Partai Tajamu’ mengumumkan penolakannya atas amandemen undang-undang hukum privat No.38 Tahun 1972 tentang Majelis Rakyat yang disusun oleh komite untuk amandemen konstitusi dan undang-undang dasar pelengkap yang dipimpin oleh hakim Thariq al-Basyari.

Partai Tajamu’ tetap berpegang dengan undang-undang hukum langsung untuk hak politik dan amandemen no.38 Thaun 1972, yang sudah lama dirumuskan dengan dihadiri Partai Tajamu’, partai al-Wafd, Partai an-Nashiri, Partai al-‘Amal, Partai Ahrar, Partai Ikhwanul Muslimin dan partai Syuyu’I al-Masrhri, yang didasarkan pada sistem "daftar relatif bersyarat dan tidak sempurna dan terbuka" dan kebebasan untuk membentuk daftar.

Dalam kertas tertulis Partai Tajammu’ mengeluarkan pernyataannya akan mengirimkan proposal kepada Dewan Tertinggi Militer Mesir, dan menyebarkannya secara luas.

Ia mengisyaratkan undang-undang diajukan oleh Dewan Tertinggi Militer adalah preseden atau hak yang didahulukan sejak Dewan Tertinggi Militer memegang dua kekuasaan Legislatif dan Eksekutif pada 11 Februari 2011 lalu. Undang-undang tersebut datang sebagai respon atas keberatan partai-partai, kekuatan politik serta koalisi pemuda revolusi atas Dewan Tertinggi Militer yang hanya sendiri memberikan keputusan dan undang-undang dasar yang sangat menentukan masa depan kehidupan politik Mesir atas amandemen yang diusulkan. Termasuk undang-undang hukum sebagai pengganti teks 10 butir dalam UU no.38 Tahun 2011 dengan teks baru untuk UU tersebut.

Pernyataan itu menambahkan bahwa dari sudut pandang partai ada sejumlah catatan positif dalam amandemen yang diusulkan Dewan Tertinggi Militer untuk merespon tuntutan partai dan kekuatan politik  yang terkandung dalam UU yang telah disiapkan sebelum revolusi 25 Januari tahun 2011.
 Sumber : Al-ahram

Senin, 30 Mei 2011

Welcome Fans Barca Dadakan



Tak dinyana, babak satu yang cukup panas, berhasil didinginkan oleh bintang di atas bintang bola, Lionel Messi di babak ke dua. Lewat gerakan kilatnya dan tendangan mautnya, Messi berhasil menyobek gawang MU yang di kawal Van Der Sar yang di bantu oleh defender Vidic. Skor berubah menjadi 2-1. Defender MU tak mampu melawan kedigdayaan Striker Barca, Pedro, Messi, Villa adalah tiga serangkai yang sulit dibendung. Detik demi detik, menit demi menit, mata ku selalu tertuju pada bola yang dimainkan dengan cantik oleh pemain Barca, apalagi bila si kulit bundar itu berada dalam naungan Messi, semua fans, penonton dan supporter MU pasti gemetar dan tegang, layaknya Sir Fergie pelatih MU yang gemetaran. Haha…

Walau atmosfer udara di Wembley dan dimana pun seluruh fans Barca menonton laga final champion sudah sedikit dingin, namun rasa cemas akan udara kembali panas dan tegang tetap menghantui pendukung Barca. Tapi udara panas yang dikhawatirkan itu ternyata mustahil tiba, karena Barca menampah pundi skor nya lewat gol yang dilesakkan oleh David Villa ke arah ujung mistar gawang, sampai-sampai Van Der Sar yang memiliki tangan terpanjang tak mampu menjangkaunya. Suara gemuruh pendukung Barca sontak semakin membesar, berbeda dengan pendukung MU atau pembenci Berca dari fans Madrid dan lainnya yang semakin membisu dengan tampang lesu. Wakakak… :D

Ada yang aneh, selama beberapa kali aku menonton Barca di ajang champions league, sepertinya fans Barca tak sebanyak hari ini, lebih kurang 50 % café tempat biasanya aku menonton tiba-tiba dipenuhi massa Barca. Padahal, fans Barca sangat sedikit tidak sampai 30%, karena mayoritas orang Mesir adalah fans Madrid yang sudah tersungkur di babak semi final oleh Barcelona. Ternyata mereka adalah fans Barca dadakan (kirain cuma artis dan penyanyi aja yang bisa dadakan), mereka adalah fans club-club cere yang tidak sudah lama tak mengecap juara dan piala, apalagi piala champions, mereka adalah fans yang sudah bosan dengan club lamanya yang selalu kalah dan jarang merayakan kemenangan. Dan diantara mereka juga adalah orang-orang baru menyukai bola karena melihat permainan sepak bola yang indak, cantik, dan matematis serta dinamis yang dimainkan oleh Bercelona. Anyway, welcome to Barcelona. ^_^

Esto es alucinante! Otra champions y mi tercera personal! Gracias a Dios! Hoy es un dia muy especial! Ahora quiero hacer lo mismo con mi Selección! –Lionel Messi-